Langsung ke konten utama
Summary
Session 13Being
An Effective Leader
Who
are leaders and what is leadership?
Ø
Leader- seseorang yang dapat
mempengaruhi orang lain dan memiliki otoritas manajerial
· Leadership
– apa yang dilakukan para pemimpin kepada anggota kelompok untuk mencapai
tujuan
·
Idealnya semua manajer harus menjadi
pemimpin
Early
leadership theories
Ø
Trait theories (1920s – 1930s) –
penelitian yang berfokus pada karakteristik pemimpin
Ø
Behavioral theories – mengidentifikasi
perilaku pemimpin yang efektif dan yang tidak efektif
* University of lowa studies - Tiga gaya pemimpin :
* Otokratis – pemimpin yang menentukan
metode kerja secara sepihak dan membatasu partisipasi karyawan * Demokratis – pemimpin yang melibatkan
karyawan dalam pengambil keputusan * Laissez-faire – pemimpin yang
memungkinkan kelompok mengambil keputusan
Ø
The ohio state studies
- Dua dimensi
perilaku pemimpin
* Memulai membuat struktur * Melakukan pertimbangan
Result
of ohio state studiesØ
Pemikiran tinggi tetapi tidak selalu
mencapai nilai tinggi pada kinerja tugas kelompok
Ø
Faktor situasional mempengaruhi
efektivitas kepemimpinan
University
of michigan studiesØ
Dua dimensi perilaku pemimpin :
* Berorientasi
pada karyawan dengan menekankan hubungan pribadi* Berorientasi
produksi dengan menekankan pencapaian tugas
The
managerial gridØ
Managerial grid – dua dimensi untuk
menilai gaya kepemimpinan
* Menempatkan
gaya manajerial dalam lima kategori - manajemen yang buruk - manajemen tugas - manajemen tengah jalan - manajemen klub negara - manajemen tim
Contingency
theories of leadership
Ø
Fieldler contingency model – teori
kepemimpian yang mengusulkan bahwa kinerja yang efektif tergantung kecocokan
gaya kepemimpinan dan situasi pemimpin
The
fiedler model
Ø
Least-preferred coworker (LPC)
quetionnaire – kuesioner yang mengukur
apakah seorang pemimpin adalah tugas
atau berorientasi pada hubungan
Ø Leader-member
relations – tingkat kepercayaan pada karyawan
Ø Task
structure – sejauh mana pekerjaan dinilai tinggi atau rendah
Ø
Position power – tingkat pengaruh yang
dimiliki soerang pemimpin
Hersey
and blanchard’s situational leadership theory (SLT)
Ø
Situasional leadership theory (SLT) – teori
kepemimpinan yang berfokus pada kesiapan pengikut
Ø
Readiness – sejauh mana pengikut
memiliki kemampuan dan kemauan untuk menyelesaikan tugas
SLT
leadership styles
Ø
Telling
Ø Selling
Ø Participating
Ø
Delegating
Four
stages of follower readinessØ
R1 : orang tidak mampu dan tidak mau
bertanggung jawab
Ø R2 :
orang tidak mampu tetapi mau melakukan pekerjaan
Ø R3 :
orang mampu tetapi tidak mau melakukan apa yang diinginkan pemimpin
Ø
R4 : orang bisa dan mau melakukan apa
yang diminta
Path-goal
modelØ
Path-goal theory – teori kepemimpinan
yang mengatakan tugas kepemimpinan adalah membantu pengikut dalam mencapai
tujuan mereka
Ø Four
leadership behaviors
- Directive
leader- Supportive
leader- Participative
leader- Achievement
oriented leaderContemporary
views of leadershipØ
Leader-member exchange theory (LMX) –
teori kepemimpinan yang mengatakan bahwa para pemimpin menciptakan kelompok dan
keluar kelompok
Ø Transactional
leaders – pemimpin yang memimpin terutama dengan menggunakan pertukaran sosial
atau transaksi
Ø Tranformational
leaders – pemimpin yang merangsang pengikut untuk mencapai hasil maksimal
Ø Charismatic
leader – seorang pemimpin yang antusias dan percaya diri
Ø Visionary
leadership – kemampuan untuk menciptakan visi masa depan untuk memperbaiki
situasi
Ø
Team leadership – banyak pemipin yang
tidak diperlengkapi untuk menangani perubahan ke tim karyawan
Leadership
issues in the twenty – first century
Ø
Managing power
- Legimate
power : kekuatan pemimpin dari sebuah akibat- Coercive
power : kekuatan pemimpin harus menghukum
- Reward power
: kekuatan untuk memberi manfaat atau imbalan positif- Expert power
: pengaruh yang diberikan seorang pemimpin- Referent
power : kekuatan pemimpin karena kekuatan sumber dayaØ Developing
trust
- Credibility- TrustØ Five
dimensions of the concept of trust
- Integrity- Competence- Consistency- Loyalty- OpennessØ Empowering
employees
- Empowerment :
meningkatkan kebijaksanaan pengambil keputusan pekerjaØ Leading
across cultures
- Pemimpin yang
efektif tidak menggunakan gaya tunggal- Kebudayaan
nasional tentu merupakan variabel situasional yang penting untuk menentukan
gaya kepemimpinan yang efektifBecoming
an effective leaderØ
Leader training
- Pelatihan
lebih cenderung berhasil- Individu
dengan tingkat motivasi yang tinggi lebih mudah menerima peluang pengembangan
kepemimpinan
x
Komentar
Posting Komentar